Showing posts with label Kisah. Show all posts
Showing posts with label Kisah. Show all posts

Monday, May 16, 2016

Kisah Vinny, Anak yang Peduli Pasien Kanker Kini Derita Kanker



viralterkini - Anak yang begitu baik, peduli dengan orang lain, cerita dan memberikan pertolongan tulus ini bernama Vinny Desautels (70 asal Roseville, California. Selama dua tahun terakhir, ia tak pernah mau memotong rambutnya karena ia ingin menyumbangkan rambutnya tersebut kepada anak-anak lain yang menderita kanker dan menyerahkan rambutnya ke badan amal kanker setempat.

Dikutip dari laman metro.co.uk, Vinny yang merupakan anak ceria dan tak pernah patah semangat ini punya mimpi untuk bisa membantu teman-temannya yang menderita kanker. Ia telah membiarkan rambutnya tumbuh panjang lebih dari 40 cm dan senantiasa merawat rambut tersebut untuk diberikan pada teman-temannya yang menderita kanker. Dengan memberikan rambutnya yang panjang, ia berharap bisa membuat anak-anak penderita kanker bisa tersenyum bahagia dan selalu semangat setelah melakukan kemoterapi.

Vinny mengungkapkan bahwa ia sangat peduli terhadap anak-anak penderita kanker dan tak ingin melihat raut sedih dari wajah mereka. Tapi kini, Vinny yang dulu sehat dan berhati mulia ini telah didiagnosa menderita kanker. Yang menyedihkan, ia telah menderita kanker ganas stadium akhir.

Kanker di tubuh Vinny diketahui saat ia akan mandi pagi di rumahnya. Saat itu, seperti biasanya sebelum mandi orang tuanya membantunya membuka bajunya. Orang tuanya lalu melihat ada sebuah benjolan di pinggul Vinny. Selepas mandi, anak 7 tahun itu lalu dibawa ke rumah untuk melakukan pemeriksaan. Alangkah terkejut orang tua ketika dokter mengatakan Vinny menderita kanker dan ia sudah berada pada stadium akhir.

Atas apa yang menimpa Vinny Desautels ini, kakeknya kini sedang menggalang dana untuk kesembuhan Vinny. Sang kakek telah membuat web khusus bernama "Go Dana Me". Kakek berharap bahwa melalui halaman ini ia bisa menggalang dana dan mengumpulkan biaya tambahan untuk pengobatan serta perawatan Vinny.

Apapun dan bagaimanapun yang terjadi padamu saat ini, tetap semangat ya Vinny. Lekas sembuh dan pulih seperti semula.


sumber : vemale

Begini "STATUS TERAKHIR" Suami Pengantin Wanita yang Meninggal Usai Ijab Kabul



viralterkini - Kebahagiaan tersebut berubah jadi duka. Pernikahan semestinya adalah momen membahagiakan bagi sepasang manusia. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi Kais Prayoga, pemuda asal Purwakarta, Jawa Barat. Tragis memang ketika sebuah cerita pernikahan langsung berubah menjadi kesedihan seketika.

Sabtu (15/5) Kais baru saja menikahi pujaan hatinya, Rani Apriliani, dia langsung menjadi duda. Sang istri bukannya selingkuh atau direbut oleh orang lain, melainkan dipanggil oleh oleh Yang Maha Kuasa.

Setelah kematian istrinya, Rani Aprilliani, rasa tidak percaya masih menghantui benak dari Kais Prayoga.

Pengantin wanita yang meninggal setelah melakukan ijab kabul pada Sabtu (14/5/2016) lalu, meninggalkan rasa sedih yang mendalam bagi sang suami.

Kepedihan dan rasa tidak percaya karena ditinggal pergi untuk selamanya, Kais menuliskan statsu di akun Facebooknya.

"Ya allah masih tak percaya,org yg aku cinta dan sayangi telah kembali ke pangkuanmu. SAYANG .. istriku," begitu katanya di akun Facebook Kais Putra Payoga pada 19 jam yang lalu.

Seperti yang diketahui bahwa Rani Aprilliani meninggal dunia sesaat setelah melakukan ijab kabul.

Rani merupakan warga Citapen, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat.

Hal ini, menghebohkan netizen di dunia maya.

Tak hanya rasa tidak percaya yang diposting oleh Kais di akun Facebooknya.

Sebelumnya juga Kais selalu membuat status berharapa agar wanita yang telah dipacari selama lima tahun ini, disembuhkan dari penyakit yang diderita.

"Cepet sembuh ayg.


Cepet sehat kembali ... Jangan lama* d rawat nya," status Kais pada 23 April 2016.

Status terakhri dari Kais pun dibanjiri ucapan bela sungkawa dari netzien.

Sedikitnya, ada 15 ribu like di status yang baru ditulisnya pada 19 jam lalu tersebut.


"YaAllah...turut berduka cita....semoga khisnul khotimah dan yang ditinggalkan diberi ketabahan," kata akun Nur Kholifah BanSu.

Ada juga akun Suprihatin Wijaya yang mengatakan, "Saya tau masnya sayang bngt sama dia, tapi Alloh lbh sayang dia..

Mudah di ucapkan sulit skali melaksanakan..SABAR, n IKLAS.

Tp emang hrs soale demi ketenangan dia di sana," ujarnya.

sumber : gembusbakar

Kisah Lucu!! Percakapan Antara Polisi dan Pengendara Motor yang Akan Ditilang | Dijamin Ngakak



viralterkini - POLISI : "Selamat sore... bisa tunjukin SIM atau STNK anda...?!!"

Ucup : "Aduh saya lupa enggak bawa pak..!!"

Polisi kemudian membuat surat tilang,,,

Ucup : "Tolong Jangan tilang saya dong pak... saya mau telpon bapak saya di kantor Ditlantas POLDA sebentar ya pak...!!"
Mendengar si ucup berkata seperti itu... pak polisi langsung kaget,,
POLISI : "Bener itu bapak kamu kerja di Ditlantas Polda..?"

Ucup : "Iya Bener pak... kalo bapak enggak percaya telepon saja pak... ini nomornya pak,,!!"
sambil memberikan secarik kertas yang berisi nomer HP bapaknya yang bekerja disana,,
POLISI : "Ya sudah pergi sana...!!"

Ucup : "Wah Makasih banyak ya Pak,,!!"
Pak Polisi pun penasaran kemudian pak polisi menelpon nomer HP tersebut,,

POLISI : "Halo... Selamat sore... benar nomor ini di Ditlantas Polda..??"
Suara telepon : "iya Benar pak... apa yang bisa saya bantu pak..???"

POLISI : “Kalo boleh tau... ini di bagian apa ya...??”
Suara telepon : “Ini di bagian KANTIN pak… Bapak mau pesan nasi berapa bungkus..???”
POLISI : ???!&&%=$£€¥§¤#¿¿¡...


Seorang Hakim Yang Berhati Mulia, Hakim Ini Mencium Tangan Terdakwa, Ternyata Terdakwa Itu Adalah...



viralterkini - Hakim itu mengejutkan semua orang di ruang sidang. Ia meninggalkan tempat duduknya lalu turun untuk mencium tangan terdakwa.

Terdakwa yang seorang guru SD itu juga terkejut dengan tindakan hakim. Namun sebelum berlarut-larut keterkejutan itu, sang hakim mengatakan, “Inilah hukuman yang kuberikan kepadamu, Guru.”
Rupanya, terdakwa itu adalah gurunya sewaktu SD dan hingga kini ia masih mengajar SD. Ia menjadi terdakwa setelah dilaporkan oleh salah seorang wali murid, gara-gara ia memukul salah seorang siswanya. Ia tak lagi mengenali muridnya itu, namun sang hakim tahu persis bahwa pria tua yang duduk di kursi pesakitan itu adalah gurunya.
Hakim yang dulu menjadi murid dari guru tsb mengerti benar, pukulan dr guru itu bukanlah kekerasan. Pukulan itu tidak menyebabkan sakit dan tidak melukai. Hanya sebuah pukulan ringan untuk membuat murid-murid mengerti akhlak dan menjadi lebih disiplin. Pukulan seperti itulah yang mengantarnya menjadi hakim seperti sekarang.

Peristiwa yang terjadi di Jordania pada pekan lalu dan dimuat di salah satu surat kabar Malaysia ini sesungguhnya merupakan pelajaran berharga bagi kita semua sebagai orangtua. Meskipun kita tidak tahu persis kejadiannya secara detil, tetapi ada hikmah yang bisa kita petik bersama.

Dulu, saat kita “nakal” atau tidak disiplin, guru biasa menghukum kita. Bahkan mungkin pernah memukul kita. Saat kita mengadu kepada orangtua, mereka lalu menasehati agar kita berubah. Hampir tidak ada orang tua yang menyalahkan guru karena mereka percaya, itu adalah bagian dari proses pendidikan yang harus kita jalani. Buahnya, kita menjadi mengerti sopan santun, memahami adab, menjadi lebih disiplin. Kita tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang hormat kepada guru dan orangtua.

Lalu saat kita menjadi orang tua di zaman sekarang… tak sedikit berita orang tua melaporkan guru karena telah mencubit atau menghukum anaknya di sekolah. Hingga menjadi sebuah fenomena, seperti dirilis di Kabar Sumatera, guru-guru terkesan membiarkan siswanya. Fungsi mereka tinggal mengajar saja; menyampaikan pelajaran, selesai.

Bukannya tidak mau mendidik muridnya lebih baik, mereka takut dilaporkan oleh orang tua murid seperti yang dialami teman-temannya. Sudah beberapa guru di Sumatera Selatan dilaporkan orang tua murid hingga harus berurusan dengan polisi. Termasuk yang terjadi terhadap Bapak Aop di Kabupaten Majalengka, gara-gara mencukur rambut siswa yang gondrong dengan tujuan menegakkan disiplin, Pak Aop harus berurusan dengan polisi bahkan sampai ke pengadilan hingga ke Mahkamah Agung (MA).

Semoga tulisan ini, bagi kita para orang tua atau wali murid, bisa membangun hubungan yang lebih baik dengan guru. Kita bersinergi untuk menyiapkan sebuah generasi masa depan. Bukan hubungan atas dasar transaksi yang rentan lapor-melaporkan. 


sumber : voamedia

Saturday, May 14, 2016

Kisah Dari Turki Ini Bikin Banyak Muslim Tertohok, Anda Juga?



viralterkini - Seorang pemuda dengan belati terhunus di tangan masuk ke Masjid sambil berteriak, "Ada yang muslim tidak di sini?"
Senyap. Semua terdiam ketakutan.
Hanya ada seorang kakek yang menjawab, "Ya. Aku orang muslim."

Dengan belati berkilat, orang itu menuju sang kakek dan mengapit lengannya, "Bisa ikut saya keluar," katanya. Lalu mereka keluar.

Tidak berapa jauh dari masjid, mereka berhenti di sebuah rumah.
"Kek, bisa bantu kami memotong hewan kurban ini, biar sah secara Islam?" pintanya sambil menunjuk kambing yang terikat dengan seutas tali dan sedang merumput.

Sang kakek mengambil belati, dan mulai mencoba memotong kambing itu. Dengan tenaganya yang lemah, ia mainkan belati itu ke leher sang kambing. Darah merah muncrat, tapi si kambing meronta dengan kuat ke sana ke mari.
"Ah, aku tak cukup kuat nak, coba kau panggil yang lain di masjid," pintanya menyerah.

Si pemuda dengan belati yang berlumuran darah kembali ke masjid, dan berteriak, "Ada orang muslim lain lagi tidak di sini?!"
Seluruh jemaah pucat basi, menyangka si pemuda pasti sudah membunuh sang kakek.
Senyap. Tapi semuanya kompak memandang ke satu arah: sang imam.

Sang imam dengan gugup menjawab, "Untuk apa kalian semua memandang aku, hah??! Memangnya shalat dua rakaat saja sudah bikin aku muslim, apa?? !"

***

Kisah tersebut ditulis oleh Andri Mustavidz di akun Facebook pribadinya. “Kisah saya dapat dari Turki, dan saya rasa punya sentilan yang sangat dalam. Ia bukan sekedar lelucon, tapi mengingatkan kita bahwa tidak mentang-mentang kita beratribut Islam, sudah berarti kita muslim,” pungkasnya.

***

Kisah tersebut telah dibagikan ribuan kali. Banyak muslim yang tersentuh, bahkan tertohok, dengan kisah itu.

“Rasanya kayak ditohok,” kata Kuspita Sari.

“Cerita luar biasa,” kata Munawar. 


sumber : tarbiyah

Kisah Haru : Aku Janji Akan Mencarikan Istri Kedua Untuk Suamiku...



viralterkini - Kisah ini bukan kualami sendiri. Tapi dialami oleh seorang teman yang ia telah berjanji kepada suaminya untuk mencarikan istri kedua. Biar lebih mudah, kisah ini memakai kata ganti orang pertama.
***

“Mas itu secara ekonomi mampu, dan aku yakin Mas bisa berlaku adil,” kata-kata itu akhirnya terucap dari lisanku. Suamiku hanya diam. “Aku akan mencarikan istri untukmu Mas”

Aku tahu sebenarnya suamiku ingin poligami. Dan aku pun tahu ada ayat yang membolehkan poligami. Tak ada alasan bagiku untuk menentang. Apalagi aku sadar banyak muslimah yang hidup sendiri. Sebagian belum menikah di saat usia telah dewasa. Sebagian lagi hidup menjanda.

Mengapa akhirnya aku menawarkan kepada suami untuk mencarikan istri kedua? Pertama, sebab aku ingin menyiapkan diri jauh-jauh hari. Dari pada suatu saat suamiku mengatakan ingin poligami dan aku tidak siap secara psikologis, lebih baik aku menyiapkan diri sejak saat ini. Dan alhamdulillah, aku siap mengatakan hal itu. Ada perasaan lega setelah aku mengutarakannya. Suamiku pun sepertinya sangat suka mendengarnya.

Kedua, jika suamiku mau berpoligami lalu memilih seorang muslimah, belum tentu aku cocok dengannya. Aku mungkin cemburu berat. Aku mungkin merasa tersaingi. Aku mungkin tersakiti. Aku mungkin langsung menolaknya. Kalaupun terpaksa menerima, tentu akan membawa luka. Aku, atau kami berdua. Jika itu terjadi, keluarga menjadi tidak tenang. Sakinah hilang.

Bukankah tujuan berkeluarga adalah sakinah mawaddah wa rahmah? Lalu jika yang terjadi adalah cekcok demi cekcok, perselisihan demi perselisihan, saling terbakar emosi, pertengkaran, keretakan hubungan, lalu apa artinya keluarga?

Bukankah poligami disyariatkan sebagai solusi? Lalu jika dengan poligami keluarga berantakan, apakah bisa disebut solusi? Lalu akan dijadikan bahan tudingan orang-orang yang anti-poligami bahwa poligami hanya membawa masalah. Atau bahkan oleh orang-orang yang ingin melemahkan aqidah umat terhadap Al Quran. “Tuh lihat, mereka yang poligami pasti bermasalah. Poligami itu tidak relevan. Ayat poligami itu tidak sesuai dengan perkembangan zaman.” Astaghfirullah.

Tidak, aku tidak ingin keluargaku begitu. Maka kuputuskan, akulah yang akan mencarikan istri untuk suamiku. 


sumber : webmuslimah

Friday, May 13, 2016

Kisah Haru : Sang Kakek Ini Mengundang 6 Cucunya Makan Malam, Tapi Lihatlah Apa Yang Terjadi...



viralterkini - Sudah menjadi hal yang lazim jika seorang kakek atau nenek ingin menghabiskan waktunya untuk bercengkerama bersama anak dan cucu. Namun entah karena terlalu sibuk, seringkali kita lupa dan jarang menyempatkan waktu untuk sekadar berjumpa atau mengobrol dengan kakek atau nenek kita.

Padahal saat dulu kamu masih kecil, kakek atau nenek adalah orang yang sering mengajakmu berbicara, bermain bersama, sampai memberimu uang jajan. Kasih sayang mereka kepada cucu sangatlah tulus. Setulus mencintai anaknya sendiri.

Kisah yang dialami kakek ini jadi buktinya. Suatu hari ia mengundang keenam cucunya untuk makan malam bersama. Kakek ini juga sudah membuat sendiri 12 burger sehingga masing-masing cucunya kebagian dua burger. Namun sayangnya, rencana makan malam romantis bersama enam cucu tidak berjalan sesuai yang diharapkan.

Dari keenam cucunya, hanya satu orang yang bersedia datang. Kisah ini diceritakan oleh seorang pengguna Twitter ‎@kelssseyharmon. "Makan malam dengan kakek. Dia membuat 12 burger untuk keenam cucunya. Dan aku satu-satunya cucu yang datang. Aku sayang kakek," tulis ‎@kelssseyharmon.


Dari foto yang diunggah @kelssseyharmon, si kakek terlihat kecewa berat. Sambil memakan burger buatannya sendiri, tampak raut muka sang kakek murung dan terus menundukkan wajah.

Melihat kisah pilu si kakek malang tersebut, banyak netizen dibuat marah dan menangis.
"Tega-teganya ada orang yang membuat kakek itu memakan burger buatannya sendiri?" tulis @calumsgjrI.

"Aku dengan senang hati datang jika diundang ke rumah kakekmu!" kicau ‎@CarlsonMiki_27.

"Hatiku hancur mendengarnya. Aku akan datang jika kakekku mengundang makan malam," timpal @Allison_Wells.

Kisah ini mengajarkan kita bahwa wujud kasih sayang kepada orang tua tidak perlu mewah atau dengan memberi mereka uang. Namun dengan menyempatkan waktu sejenak untuk bertemu, mengobrol dan bercengkerama saja sudah membuat mereka bahagia.


Masih Ingat Dengan "BANG NAPI" Waspadalah!! Begini Nasibnya Sekarang...



viralterkini - Di era tahun 2000-an kamu pasti akrab dengan acara berita kriminal di salah satu stasiun televisi bernama "Sergap". Kepopuleran acara tersebut tak terlepas dari sosok pria bertopeng yang dikenal dengan nama Bang Napi.

Wajahnya yang beringas dan tertutup topeng selalu menyerukan kata-kata "waspadalah!"
Namun tahukah kamu siapa sosok di balik topeng tadi? Dilansir dari berbagai sumber, Jumat (19/6), sosok yang memerankan tokoh fenomenal Bang Napi adalah Arie Broto. Meski terlihat seram, namun saat melepas topengnya, sosok Arie terlihat sangat ramah dan penuh senyum. Bahkan ada beberapa momen yang memperlihatkan keakrabannya dengan polisi.


Sering mengucapkan kata-kata "Kejahatan tidak selalu terjadi hanya karena ada niat dari pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan! Waspadalah, waspadalah!!!" 


Kalimat tersebut selalu muncul di akhir acara yang dipadukan oleh Bang Napi setelah mengomentari suatu berita kriminal dengan tujuan menyuruh masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap tindak kriminal yang bisa saja terjadi kapanpun.

Sayang acara "Sergap" saat ini sudah tidak tayang lagi di RCTI.


sumber : gembusbakar

Pemuda Galau Curhat Masih Jomblo ke Jokowi, Respon Pak Presiden Bikin Ngakak...



viralterkini - Rasanya lama sekali tak ada kabar berita mengenai sosok Presiden Indonesia, Joko Widodo. Setelah ia mengundang banyak sekali pelawak dan komedian untuk makan malam di Istana, kini pria yang telah satu tahun lebih memimpin ibu pertiwi ini kembali membuat Indonesia berwarna. Masih ingat foto beliau saat tertawa terbahak mendengar stand up comedy? Kali ini Jokowi memposting sebuah foto di Instagramnya yang menggelitik.

Kemarin (5/1) di akun Instagramnya yaitu @ir.jokowidodo , beliau memposting sebuah screencapture yang berisi komentar di akun miliknya itu. Bukanlah hujatan atau pujian, melainkan sebuah curhatan dari pemuda galau yang hingga usia 28 tahun belum memiliki pacar dan tak jua bertemu jodoh. Penasaran dengan isinya? Dijamin ngakak.

Pak @ir.jokowidodo saya jejaka umur 28th pekerja keras n hemat tapi sampai sekarang blm dpt istri pak apa karena saya dari keluarga wong tani (petani) hingga bisa demikian padahal saya sudah mampu menghidupi istri…tolong kasih solusi pak…trims baca curhat saya hormat saya #jomblo

Komentar ini mungkin sudah tertumpuk dengan komentar lain yang terus membanjiri instagram Pak Presiden. Namun entah bagaimana ceritanya, Jokowi mengetahui hal ini dan mempostingnya di akun miliknya dengan caption ” Curhatan dari saudara kita. Ada yang bisa beri solusi? “


Sontak postingan ini langsung menuai banyak komentar dan juga membuat netizen tertawa terbahak. Presiden Jokowi tentu sudah sangat sibuk dengan urusan negara, dan para jomblo masih curhat padanya. Hebatnya, suami dari Ibu Iriana ini masih ‘sempat’ memikirkan nasib jomblo di Indonesia loh!

Komentar pun membanjiri postingan ini. Ada yang berkata bahwa curhatan ini lucu sekali, dan kok ya jomblo aja curhat ke Presiden. Ada yang memuji keberanian pemuda pemilik akun @arya_metalfreaks ini untuk ‘lapor’ ke Jokowi dan menganggap beliau bak Ayah sendiri. Ini dia beberapa kutipan komentar yang bikin kamu ngakak guling-guling:

Mas @kaesangp ini ada temannya lg curhat sama Bpk Presiden @ir.jokowidodo#bapakmintapacar -@pelangi.sejagad

Berdoa, minta jodoh pada Allah SWT. Jg jgn lupa byk infaq dan shadaqoh biar didekatkn jodohnya ya mas @arya_metalfreaks – @irma_yanti12

Wah, ini ada temen yg udah siap nikah kebetulan @enilestari1006 – @etikasurya

Nah tak berhenti sampai di sini, @arya_metalfreaks si jomblo curhat ini rupanya juga menulis komentarnya di postingan ini. Siap-siap ngakak lagi:


Memang ada-ada saja tingkah orang Indonesia, namun sepertinya memang harus ada selingan hiburan seperti ini. Agar tak melulu tegang dan berdebat masalah tak penting. Sesekali tersenyum dan juga tertawa itu perlu agar nggak stres. Presiden Joko Widodo rupanya punya selera humor yang bagus, saingan sama Ridwan Kamil nih!

Ayo geng jomblo, kalau belum buruan dapat jodoh curhat sama sama pak Presiden siapa tahu beruntung diposting beliau hihihi. 


sumber : indrirahayu

Thursday, May 12, 2016

Kisah Insfiratif "Wanita Ini Memilih Menikahi Pria Miskin karena Sakit Hati, Namun yang Diberikan Pria Ini Padanya Membuatnya Menangis..."



viralterkini - Semua orang mendambakan perjalanan cinta yang romantis selayaknya dongeng. Tetapi tak sedikit orang yang juga merasa dapat merasakan bahagia dengan kehidupan yang tenang serta terlihat sedikit datar.

Sama halnya yang terjadi pada wanita ini yang dapat menjadi kisah inspiratif. Di masa lalunya dia memiliki seorang pujaan hati dimana mereka saling mencintai, namun pada akhirnya kekasih hatinya tersebut membuat perasaannya terluka dan meninggalkan sakit yang teramat dalam saat mereka berpisah.

Pasca berpisah, wanita itu begitu sedih serta merasa dirinya sangat kesepian, hanya seorang lelaki yang tinggal di sebelah rumah yang begitu memberikan perhatian padanya serta dan menolongnya keluar dari keterpurukan.

Mereka tidak saling memiliki rasa cinta, namun wanita itu merasa serta berfikir bahwa mungkin saja cuma lelaki inilah sosok yang tulus kepadanya, hingga dirinya meminta lelaki tersebut untuk menikahinya. Dan lelaki tersebut setuju. Namun, wanita ini enggan untuk berfoto dan mengadakan pesta pernikahan karena ia merasa ketakutan akan perceraian yang dapat saja terjadi kapan saja dalam perjalanan pernikahannya.

Akibat suaminya hanya seorang pegawai yang miskin, mereka pada akhirnya memutuskan untuk bekerja keras dengan pindah ke kota besar. Namun itupun belum merubah kehidupan mereka. Pasangan suami istri ini cuma pindah ke rumah kontrakan yang sedikit lebih besar, namun tetap harus berusaha bekerja keras sehari-hari.

Suaminya setiap hari bekerja dari jam 6 pagi hingga jam 6 petang, sedangkan wanita ini juga memutuskan untuk pergi bekerja di supermarket dengan waktu kerja yang lebih fleksibel. Karena kesibukannya, keduanya jarang berkomunikasi.

Suaminya ini merasa hubungan pernikahannya yang seperti ini tidaklah baik, hingga akhirnya dia memutuskan untuk membeli sebuah sepeda agar dapat pulang ke rumah setiap jam istirahat siang demi memasak serta dapat makan bersama istrinya. Awalanya istrinya ini gak tahu apa yang dilakukan suaminya ketika pulang istrihat siang, hingga akhirnya dia juga memutuskan untuk pulang setiap jam istirahat siang untuk memasak makan siang buat suaminya, dan keduanya pergi kerja bersama setelah selesai istrahat.

Tak terasa waktu berjalan. Wanita ini berulang tahun untuk pertama kalinya sejak pernikahan mereka. Di hari peringatan hari lahirnya itu, sang suami membelikan sebuah kue tart mungil dan memberinya sebuah buku tabungan. Tabungan tersebut berisi hanya 300 dollar saja. Saat dia bingung diberikan hadiah ini, suaminya berkata, "Sejak sekarang, saya akan berusaha untuk memberikanmu uang tabungan 300 dollar setiap bulannya. Pekerjaanmu tidak stabil, hanya mampu untuk memenuhi biaya kita sehari­hari saja. Saat ini aku masih muda serta masih mampu untuk bekerja keras, aku akan memberimu sedikit uang untuk tabungan masa tuamu. Meskipun sedikit, aku berjanji untuk memberikan 300 dollar di setiap bulannya. "
 
Istrinya tidak percaya suaminya berjanji demikian. Dirinya bahkan tak pernah memikirkan hari tuanya, namun suaminya ini ternyata telah memikirkannya. Untuk dapat memenuhi janjinya, Suaminya ini bekerja makin keras. Dirinya melakukan banyak pekerjaan sampingan seperti jadi pemungut sampah di seputaran rumah mereka. wanita ini merasa suaminya telah bekerja terlalu keras, tetapi karena kegigihannya, dirinya tidakk dapat menghalanginya. Dirinya hanya dapat menyiapkan air dan handuk untuk suaminya kala pulang kerja, serta mempersiapkan sebagian butir telur baginya. Teman-­teman kerjanya merasa mereka yaitu pasangan yang saling mencintai

Hidup pernikahannya yang dianggapnya biasa saja ini tanpa terasa sudah berjalan selama 4 tahun. Tabungan mereka sedikit demi sedikit bertahan hingga akhirnya mereka cukup mampu membeli sebuah rumah kecil tua. Walaupun tidak mewah, namun ini jelas milik mereka pribadi. Ketika membereskan rumah tua kecil barunya, sang istri melihat foto dirinya ketika 4 tahun yang lalu. Ia kini paham, hingga kini hidupnya sungguh sangat bahagia. 

Suaminya lalu mengeluarkan buku tabungan yang ia beri kepada istrinya sebelumnya. Saat ini, tabungan tersebut bukan hanya berisi 300 dollar saja, namun telah menjadi berkali­ kali lipat. Istrinya tak mampu menahan air matanya. Ia lalu memeluk suaminya. Dirinya baru paham, pada dasarnya ia sudah sangat mencintai suaminya ini tanpa ada ia sadari. Cinta yang menggebu­ gebu dan penuh dengan keromantisan yangdia pikir hanya ada di masa mudanya saja. Dirinya kini sadar, menemukan seorang pria yang sangat mencintaimu dan rela menunggumu, adalah benar ­benar adalah sebuah harta karun kebahagiaan juga!


sumber : pangeranpost

Tuesday, May 10, 2016

Astagfirullah.!!!! Maafkan Aku.!!.Kulepaskan Jilbab Ini Demi..., Namun Apa Yang Terjadi Sungguh Diluar Dugaan..



viralterkini - Satu pesan BBM masuk. Dari seorang junior waktu sekolah yang juga pernah sama-sama bekerja di kantor lama kami. Astagfirullah...!!!! Maafkan Aku.!!.Kulepaskan Jilbab Ini Demi...

“Kak, aku diterima jadi resepsionis di salah satu PT di kawasan ***.”

Aku pun segera mengetik balasan, “Ohya? Wahh … Alhamdulillah yaa, Mel! Selamat!”

“Tapi Kak ….”
“Tapi apa?”
“Aku harus lepas jilbab.”

Hatiku seketika bergemuruh.

Bagaimana mungkin bunga (bukan nama sebenarnya) bisa goyah begini. Gadis cantik yang belum lama menggunakan hijab itu kan tahu sendiri, bagaimana reaksi orang-orang di kantor keempatku, waktu ada salah satu karyawatinya yang melepas jilbab. Ternyata setelah ditelusuri penyebabnya, tak lain karena dia nekat berpacaran dengan pria non muslim. Sudah pacaran … dengan non muslim pula. Belum nikah saja, jilbab sudah ditanggalkan. Bagaimana kalau sudah menikah? Masihkah iman Islam terpatri dalam hati?

“Astaghfirullah, Mel. Jangan,” ketikku mengingatkan.

“Tapi, Kak. Aku butuh pekerjaan. Kakak kan tahu, aku harus ngebiayain kuliah sendiri.”

“Iya, aku tahu, Mel. Tapi apa kamu gak percaya, Allah lah Yang Maha Pemberi rezeki?”

“Percaya, Kak. Tapi aku bener-bener buntu, Kak. Aku harus dapet pekerjaan secepatnya.”

“Loh, waktu di sini, kamu mau diperpanjang kontraknya dan boleh berjilbab, kamu gak mau.”

“Iya Kak. Tapi kalo di situ aku udah nggak betah. Orang-orangnya rese. Kakak sendiri kan juga mau resign dari situ?” Amel kembali menyanggah.

“Iya, bunga. Aku tahu. Tapi, setidaknya di sini kamu boleh berjilbab. Walaupun di sini gajinya di bawah UMR, setidaknya kita nggak disuruh lepas jilbab.”

“Iya sih, Kak.”

“Pikirin lagi semuanya baik-baik, Mel. Istikharah. Belum tentu juga nanti di sana kamu betah.”

“Aku kayaknya nggak ada pilihan lain deh, Kak. Aku sudah tanda tangan kontrak. Senin depan aku mulai kerja. Tapi di luar PT, aku tetap berjilbab kok, Kak.”

“Kenapa kamu baru bilang setelah tanda tangan kontrak? Ya Allah, andai aku punya cukup uang buat minjemin kamu bayar biaya kuliah, bunga. Sedih aku. Ngerasa nggak guna jadi temen.” Aku mengetik pesan dengan hati yang runyam.

Ketika melihat teman baru berhijab, aku bahagia bukan kepalang. Begitu juga sebaliknya, ketika mengetahui seseorang harus membuka hijabnya. Aku seketika lemas. Merasa gagal. Berlebihan? Yaa … tapi sungguh itu yang kurasakan.

Kalian tahu apa yang terjadi bahkan tak sampai sebulan kemudian? Amel kembali mengirim pesan padaku.

“Kak! Kakak benar. Aku gak betah di sini, Kak!”

“Ya Allah, bunga … kenapa??”

“Kerjaanku di sini ternyata nggak cuma jadi resepsionis, Kak. Tapi serabutan, bantuin kerjaan bagian lain juga. Belum lagi, tiap hari lobby tempatku bekerja bau asap dupa. Di sini juga ada beberapa patung yang dikramatkan, Kak.”

“Dikramatkan gimana?”

“Iya. Patung-patung itu dirawat khusus, Kak. Nggak boleh sampai kenapa-kenapa. Semacam sesuatu yang sangat penting buat yang punya PT.”

“Astaghfirullah. Terus gimana, bunga?”

“Belum tahu, Kak. Aku coba bertahan. Tapi kalau nggak kuat, mungkin aku akan resign.”

“Loh, bukannya kamu udah tanda tangan kontrak selama beberapa bulan ke depan? Memangnya di sana nggak ada pinalti?” tanyaku lagi.

“Ada sih, Kak.”

“Lahhh, terus? Duitnya gimana?”

“Aku kabur aja nanti, Kak. Biar nggak usah bayar uang pinalti, karena keluar sebelum kontrak selesai.”

“Ya Allah, Bunga….”

“Huhuhu … aku nyesel, Kak. Coba aja aku ikutin apa kata Kakak waktu itu.”

Entah bagaimana caranya, berita terakhir yang kudapatkan akhirnya bunga keluar dari PT itu. Dan Alhamdulillah, saat ini dia sudah berjilbab kembali, bahkan lebih syar’i.

“Kali ini semoga istiqomah yaa, Bunga. Belajar dari pengalaman kemarin.” Aku mengirim pesan, usai mengetahui bahwa ia kembali berhijab.

“Iya, Kak. In Syaa Allah. Aku nggak akan sampai lepas jilbab lagi! Doain aku ya, Kak.”

“As always, Dear. Kita saling mendoakan yaa ….”

“Iya Kaaak.”

Ohya!
Temanku yang satu lagi juga Alhamdulillah sudah putus dengan pacarnya. Dan kini ia pun berhijab kembali. Doakan kami semua istiqomah yaa. Aamiin Yaa Robbal Alamiin.

Aku pun pernah sampai melepas jilbab, saat pertama kali bekerja usai lulus SMK, pada tahun 2007. Menyesal bukan main. Karena perlakuan para lelaki ketika melihatku dengan dan tanpa hijab, itu berbeda sekali. Padahal saat itu aku masih memakai penutup kepala. Hanya saja leher dan tangan dari sikut ke bawah, kelihatan keman-mana.

Alhamdulillah. Setahun kemudian, usahaku mencari pekerjaan lain, akhirnya membuahkan hasil. Aku diterima di sebuah perusahaan yang membolehkan semua karyawatinya untuk berhijab.

Untuk selanjutnya, di perusahaan ketiga, keempat dan kelima yang tak lain adalah tempatku bekerja sekarang, Alhamdulillah! Aku bebas menunaikan kewajibanku sebagai seorang muslimah, yakni menutup aurat.

Tiga kali, ada pengalaman interview dengan orang asing. Satu bule, orang Korea, dan yang ketiga orang Jepang. Tentu perasaan ketar-ketir karena aku menolak berjabat tangan dengan mereka. Yang sama orang Korea, tidak ada kelanjutan alias ditolak bekerja di sana. Yang sama bule, juga Alhamdulillah sempat diberi tahu diterima, cuma aku yang mundur, karena lokasi kerja yang ditawarkan di Meruya. Terlalu jauh, bagiku yang tinggal di Bekasi.

Yang orang Jepang ini lucu. Namanya Mr. Hiroyuki. Pada suatu kesempatan makan malam bersama teman sebagian yang lain, seorang teman yang tidak berjilbab mendekati beliau untuk difoto. Spontan, Hiroyuki-san berkata sambil memeragakan ‘jilbab’ dengan kedua tangannya.

“Woman with … no touch yaa? Kalau tidak pakai, boleh touch.” Beliau bingung menyebut jilbab itu apa, makanya hanya memeragakan dengan menyatukan kedua tangannya, yang kemudian dinaikkan ke atas kepala.

Kami tertawa. Maksud beliau adalah : perempuan dengan penutup kepala tidak boleh disentuh ya? Kalau tidak pakai, baru boleh.

See? Orang asing yang bukan muslim pun bahkan bisa menyimpulkan demikian.

Eits!
Ini bukan berarti kalian boleh touch touch wanita tanpa hijabbbbb yaaahhh! Awas lohhhh! Bukan mahrooooom!
Pertahankan hijabmu semampumu, saudariku.
Ingat! Bahkan ada suatu informasi bahwa : perempuan-perempuan di Gaza tidur pun menggunakan hijabnya. Ketika ditanya kenapa, jawaban mereka, “Agar jika sewaktu-waktu rumahku dibom, jasadku dapat ditemukan dalam keadaan menutup aurat.”

Ma Syaa Allah!

Semoga kita semua bisa senantiasa menjaga hijab ini hingga kematian menjemput kita kelak. Aamiin Yaa Robbal Alamiin.


sumber : gotopublik | buzzthread

MENGEJUTKAN!!! Tas Seorang Wanita yang Hilang 14 Tahun Lalu Ditemukan dan Ini Isinya...



viralterkini - Seorang wanita asal New Hampshire, Amerika Serikat, mengalami sebuah kejadian mengejutkan saat tasnya yang hilang dicuri sekitar 14 tahun lalu, kini kembali ke pelukannya.

Dia tentu bingung ketika aparat kepolisian di Seabrook memberi tahu bahwa mereka menemukan tas itu.

Lisa sempat berpikir bahwa polisi mengontak nomor yang salah.

"Saya awalnya menduga pasti ada yang keliru atau saya malah menjadi korban pencurian identitas," tulis dia di akun media sosialnya, seperti dilansir laman UPI.com.

"Saya harus mengaku bahwa memang sempat terlintas di benak saya, apakah ini tentang tas saya yang hilang dulu, tapi saya buru-buru menyanggahnya, karena ini pikiran yang konyol," ungkap dia.
"Tas itu hilang dicuri 14 tahun yang lalu," tulis dia lagi.

Namun tenyata, apa yang dianggap konyol oleh Lisa malah menjadi kenyataan.

"Tas itu ditemukan masih berisi kartu kredit dan kartu identitas serta sejumlah bukti pembayaran dari belanja saya menjelang Natal, beberapa minggu sebelum kejadian," kata dia.

Lisa mengaku tas itu dicuri pada Desember 2002, ketika dia sedang berjalan-jalan mencari kado Natal yang akan disumbangkan untuk acara sosial.

"Saya meletakkan kado-kado Natal itu di dalam mobil saya, dan saya mendapati tas saya sudah hilang ketika saya kembali dari mobil," tulis dia lagi.

Dia mengaku merasakan nostalgia begitu melihat semua isi tas yang lenyap belasan tahun kini bisa kembali utuh.

Ada ponsel, pager, roll film, dan bahkan uang empat dollar AS di dalamnya.

"Sebuah hal yang aneh yang saya rasakan, tapi tentu saya berterima kasih untuk hal ini. 'Orang Samaria yang baik hati' seperti membuka kapsul waktu untuk saya," ujar dia.


sumber : tribunnews

Friday, May 6, 2016

SEBAGAI ANAK LAKI-LAKI BACA INI !!! Apabila Ibu Ayah Kita Meninggal Turunlah Ke Liang Kubur Dan…



viralterkini - Apabila Ibu Ayah kita meninggal, turunlah dalam liang kubur dan sambutlah mayat beliau, buka papan penutup keranda (tempat usungan mayat), angkat mayat Ibu Ayah kita.

Biarkan kita yang memutarkan mayat Ibu Ayah kita menghadap ke kiblat. Kita yang melakukan!!! Bukan hanya menyaksikan saja orang lain yang melakukan. Allahu Robbi… ” Ibu.. Terakhir kali ini aku melihat Ibu”. Biarkan kita yang merelai ikatan di kepala dan di tubuh beliau.. Pegang perlahan-lahan badan Ibu kita, arahkan beliau dengan baik-baik, ambil gumpalan tanah dan letakanlah di belakang tengkok Ibu kita.

“Ibu, terakhir kali inilah aku melihat engkau”. Terlintas dalam hati kita sambil memegang Ibu kita… Ingat sejak kita bayi, tangan Ibu kita ini yang mensuapi makanan ke mulut kita.

Ingat hari pertama kita bisa berjalan, muntah, berak, beliau lah orang yang tidak pernah sedikit pun untuk menolak. Sebagaimana pun jahatnya anak terhadap beliau, kita tetap anak beliau dan selalu terima sebagai anak beliau.

Naiklah ke atas dan duduklah di tepi makam beliau serta dengarkanlah “Talqin” yang di sampaikan teruntuk Ibu kita.

Hari terakhir ini lihatlah, tidak ada benda apapun yang bisa kita berikan untuk bekal beliau kecuali hanya Doa:

“Ya Allah.. Aku angkat tanganku Ya Allah.. Aku ridho Kau ambil Ibu ku Ya Allah..

Dia yang melahirkan aku.. Ya Allah hari ini aku tinggal dia Ya Allah, aku serahkan dia atas urusan Mu belaka Ya Allah. Aku tadahkan tanganku Ya Allah.. Aku memohon dengan sangat-sangat Kau ampunkan dosa-dosa Ibu ku, tolong Ya Allah.. Kasihani Ibu ku Ya Allah.. Aku adalah hasil didikan dari dia. Ya Allah sayangi dia Ya Allah.

Maka akan beruntunglah Ibu kita, apakah Allah akan menolak doa itu? Allah tak akan menolak doa ikhlas yang datang dari seorang anak. Pesan ini bagi sahabat-sahabat yang selagi Ibu Ayah masih hidup. Dan Bagi sahabat-sahabat yang Ibu Ayah telah tiada, mari kita bersama-sama mendo’akan mereka.

Silahkan sebarkan tulisan ini kepada semua teman kita, berbagi kebaikan itu adalah hal yang harus dibudayakan.


sumber : belitangsehat

Nangis Bacanya !! Menikah Selama 2 Tahun, Suaminya Tidak Pernah Menyentuhnya, Sampai Ia Menemukan USB Milik Suaminya…



viralterkini - Mereka menikah karena terlanjur hamil, namun seteleh menikah selama 2 tahun, suaminya tidak pernah sekalipun menyentuhnya, kehidupan mereka sangatlah datar sampai suatu kali tanpa sengaja ia menemukan USB milik suaminya yang membuatnya sangat kaget…

Yu Ning menyadari ada USB tersembunyi di lemari yang selalu dikunci suaminya, ketika ia membuka USB tersebut di computer, ia menemukan video h*m0s3ksu4l yang sangat mesra, bahkan ada banyak foto-foto pria yang t3l4nj4ng. Akhirnya ia pun mengerti mengapa suaminya sangat dingin padanya.

Ia berkata,"Sejak menikah, ia tidak pernah mesra terhadap aku, bahkan selalu menunggu aku tidur baru mau naik ke atas r4nj4ng, dia juga tidak mengijinkan aku menyentuhnya."Awalnya ia mengira hal ini dilakukannya untuk menjaga anak di kandungannya, namun Yu Ning menyadari sepertinya bukan itu alasannya. "Ponselnya dan USBnya tidak pernah disentuh olehku, bahkan didekati saja tidak boleh." Lanjutnya.

Yu Ning akhirnya merasa sangat bimbang akan rumah tangga dan anaknya, kemudian akhirnya merasa dirinya menjadi korban, ia merasa pernikahan ini sangat menyakitinya. Ia sendiri berharap masyarakat sekarang lebih memperhatikan hal semacam ini agar tidak ada lagi wanita yang tersakiti seperti dirinya.


sumber : inforedaksi7 | viralzzone

ADUH MBAK!!! Gamisnya Nyapu Tanah Loh, Memangnya Sah Kalau dipakai Sholat?



viralterkini - Ukhty, sering mendengar komentar semacam ini bukan? Namun di sisi lain, kita temukan pula para wanita yang masih meremehkan masalah menutup aurat. Kaki, bagian tubuh wanita yang seharusnya ditutup justru ditampakkan.

Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha berkata kepada Rasulullah, “Lalu bagaimana dengan pakaian seorang wanita wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Hendaklah ia mengulurkannya satu jengkal,” Ummu Salamah berkata, ‘Jika demikian masih tersingkap ” Satu hasta saja dan jangan lebih dari itu,” jawab beliau. (HR. At Tirmidzi. Hadits hasan shahih).

Lalu bagaimana membersihkan ujung pakaian wanita? Bukankah dengan ukurannya yang panjang menjadikan pakaian tersebut besar kemungkinannya terkena najis di jalan?”.

Islam agama yang kamil (sempurna) dan syamil (lengkap) yang menjelaskan setiap urusan secara detail, sehingga kita akan mengetahui berbagai solusi dari permasalahan yang kita hadapi dan belum kita ketahui. Ini sebagai bentuk kemudahan Islam.

Dari seorang ibu putra Ibrahim bin Abdurrahman bin ‘Auf bahwa ia pernah bertanya kepada Ummu Salamah istri Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam, '‘Sesungguhnya aku adalah seorang perempuan yang biasa memanjangkan (ukuran) pakaianku dan (kadang-kadang) aku berjalan di tempat kotor?’.

Jawab Ummu Salamah, bahwa Nabi pernah bersabda, “Tanah selanjutnya menjadi pembersihnya (HR. Ibnu Majah, Imam Malik dan Tirmidzi. Hadits shahih).

Imam Syafi’i menjelaskan, bahwa ketentuan berlaku apabila najis yang diinjak adalah najis yang kering sehingga tidak ada najis yang melekat padanya. Maksudnya, najis tidak terlihat jelas secara fisik melekat pada pakaian (tanah telah menyucikannya). Apabila najis yang diinjak adalah najis yang basah, maka harus tetap dibersihkan dengan air hingga bersih.

Lalu, bagian mana yang harus dibersihkan. Apakah hanya pada bagian yang terkena najis saja ataukah seluruh pakaian?.

Ukhty, pada asalnya yang wajib dibersihkan adalah hanya pada bagian yang terkena najis. Tidak harus dicuci semua.

Jangan sampai muncul anggapan bahwa wanita muslimah adalah sosok yang tidak mengerti dan tidak peduli masalah kebersihan. Bukankah wanita juga yang mengurus sandang- papan bagi suami dan anak-anaknya. Jika kita sendiri tak mengerti, lalu bagaimana keadaan keluarga dan rumah kita nantinya?

Penulis: Ummu Rumman

Ket. Satu jengkal adalah ukuran panjang rentangan dari ujung jempol dan ujung kelingking. Satu hasta adalah ukuran panjang dari siku sampai ke ujung jari tengah (kisaran 45-56 sentimeter)

Semoga bermanfaat bagi sahabat tolong share terutama bagi kaum hawa.


sumber : tolongshareya

Wow !! Kisah Gadis 15 Tahun Melamar Pemuda 24 Tahun, Apa Yang Terjadi, Sangat Megejutkan!!



viralterkini - Jika kembali zaman nenek moyang, menikah di usia muda bukanlah hal yang aneh. Mereka bahkan bahagia sampai bisa menimbang anak cucu.

Namun untuk menikah di usia muda pada masa kini, banyak hal yang perlu dipertimbangkan.
Gadis yang menikah pada usia 15 tahun ini menceritakan kisah pernikahannya yang sangat jarang terjadi pada masa kini. Apa yang membuat ia nekat mau menikah?

Harini Syiqah bercerita tentang perjalanan hidupnya yang menikah masih muda dengan suaminya.

Saat ini Syiqah berumur 16 tahun dan suaminya berusia 25 tahun. Syiqah menikah saat umur 15 dengan suaminya yang berumur 24 tahun pada 14 November 2015.

Meski sekarang banyak pengguna Facebook, namun Syiqah memilih aktif di Wechat sejak 2,3 tahun lalu Satu hari Syiqah tengah asyik unggah status ini ketika tiba-tiba masuk notifikasi dari seseorang. Awalnya Syiqah enggan membuka notifikasi tapi akhirnya dia buka juga.
Ternyata itu dari seorang pemuda bernama Mohd Faizal dengan handel H1N1 yang meminta pertemanan dan ingin ngobrol.

Syiqah pun setengah menerima setengah menolak permintaan pemuda berkopiah itu. Tapi akhirnya dia terima juga permintaan pertemanan itu.

Si Faizal membuka percakapan dengan mengetik 'Assalamualaikum syukran ukhti'. Yang dijawab Syiqah 'Waalaikumusalam Afwan'.
Berkenalan di Wechat, ternyata Faizal ini sedang mencari calon istri. "Adik, adakah teman yang memakai cadar yang juga sedang mencari calon?," ketik pemuda tersebut.

Syiqah pun berniat mengenalkan Faizal dengan salah satu temannya. Ternyata keinginan Faizal bertepuk sebelah tangan. Teman Syiqah itu ternyata sudah punya calon. Ditolaklah si Faizal.

Syiqah merasa kasihan Faizal ditolak. Pemuda itu pun balik kirim pesan ke Syiqah, ngobrol sana-sini. Namun tetap saja ujungnya si Faizal bertanya lagi apa ada teman yang lain yang dijawab Syiqah tidak ada.
Tapi sebenarnya Syiqah ini juga sedang calon juga. Mungkin karena si Faizal ini tertutup, lagipula ada gambar dia masih kecil tanpa gigi lagi, jadi Syiqah reject dia.

Namun pertemanan Syiqah dan Faizal berlanjut. Mereka saling kirim pesan untuk sekadar menanyakan kabar. Selain itu, Faizal sering memberi nasihat-nasihat berkaitan dengan agama yang membuat Syiqah merasa terharu dan tenang.

Mendekati tiga bulan perkenalan, Faizal akhirnya bertemu Syiqah untuk mengambil produk kecantikan yang diberikan gratis oleh pemuda itu.
Saat itulah, Syiqah tiba-tiba merasa gugup. Jantungnya berdebar-debar ketika bertemu Faizal. Bahkan dia gagal fokus pada penjelasan produk yang disampaikan pemuda itu. Bilang terima kasih saja sampai lupa ketika pamit pulang.

Sepulang ke rumah, Syiqah benar-benar tidak mengerti kenapa dirinya bisa gugup berada di depan Faizal. Hatinya benar-benar tidak keruan. Padahal selama ini Syiqah merasa tidak memiliki perasaan terhadap Faizal.

Keesokan harinya Syiqah memberanikan diri mengirim pesan ke Faizal. Padahal selama ini Faizal yang selalu mendahului kirim pesan.

Syiqah: Abang, katanya mau cari istri dan ingin menikah pada 2015 ini?

Faizal: Ya, abang ingin kawin tahun ini tapi abang tak ada calon, kenapa?

Syiqah: Betul tidak ada?

Faizal: Ya, Dik. Belum ada.

Syiqah: Adik kan ada? Kenapa abang bilang tidak ada?

Faizal: (krik.. krik..krik.. tidak ada jawaban) Betul kah ini? Adik umur berapa?

Syiqah: Ya betul, 15 tahun, umur bukan penghalang kan abang? Abang bersedia kan menikah dengan saya? Datang ke ibu dan ayah saya. Syiqah tak main-main juga sedang cari calon. Maaf ya sebab jual mahal selama 3 bulan ini, habis ingat abang tak punya gigi hahah...

Keluarga Syiqah dan Faizal mulai berkenalan sekali lagi pada 1 Ramadhan. Pada 31 Syawal bertunangan dan pada 14 November 2015 mereka menikah.


sumber : dakwahpedia

HARUS BACA!!! Inilah Balasan Untuk Orang Yang Menawar Barang Terlalu Sadis, Inilah Akibatnya...



viralterkini - Bagi perempuan, menawar barang dengan harga murah biasanya selalu dibanggakan. Tapi, taukah jika menawar harga kepada pedagang dengan harga yang tak masuk akal malah jadi perbuatan yang semena-mena.

Ada sebuah contoh kisah seorang istri yang membanggakan kelihaiannya untuk menawar barang. Tapi kali ini, suami marah besar ketika sang istri bisa menawar harga yang sangat murah. Kenapa? Ini kisahnya:

Sebagai istri saya tentu ingin disayang suami. Belajar masak, rajin bersih-bersih rumah, berlaku lembut penuh cinta kepada suami, dan berusaha hemat dalam penggunaan uang belanja biar disebut istri cerdas dan yang tersayang.

Setiap kali belanja kemanapun, saya pasti ngotot berusaha menawar dagangan dengan harga semurah mungkin. Diskon seribu dua ribu saya kejar, padahal energi yang dikeluarkan untuk tawar-menawar panjang bisa lebih dari itu.

Tapi demi disayang suami, saya tetep ngotot. Tak jarang suami yang mengantar mulai tidak sabar dan geleng-geleng kepala. Saya sih cuek saja, istri pelitnya ini selalu beralasan sama, kan biar hemat.
Suatu sore setelah lelah keliling pasar, di perjalanan menuju parkiran mobil seorang pedagang tanaman bunga yang berusia sepuh menawarkan dagangannya:

Pedagang: “Neng, beli neng dagangan bapak, bibit bunga mawar 5 pot cuma 25.000 per pot”

Tadinya saya cuek, tapi tiba-tiba teringat pekarangan mungil di rumah yang kosong, wah murah nih pikir saya, cuma 25.000/pot, tapi ah pasti bisa ditawar.

Saya: “Ah mahal banget pak 25.000, udah 10.000 per pot,” dengan gaya cuek saya menawar sadis.

Pedagang : “Jangan neng, ini bibit bagus. Bapak jual udah murah, 15.000 aja gimana neng bapak udah sore mau pulang".

Saya ragu sejenak, memang murah sih. Di toko, bibit bunga mawar paling tidak 45.000 harga per pot. Tapi bukan saya dong kalau tidak berjuang.

Saya: “Halaaah udah pak, 10.000 ribu aja kalau gak dikasih ya gak apa-apa,” saya berlagak hendak pergi.

Pedagang : “Eh neng…,” dia ragu sejenak dan menghela nafas. “Ya sudah neng gak apa-apa 10.000, tapi neng ambil semuanya ya, bapak mau pulang udah sore.”

Saya: (Saya bersorak dalam hati. Yeee…menang) “Oke, jadi 50.000 ribu ya utk 5 pot. Bawain sekalian yaaa.. ke mobil saya, tuh yang di ujung parkiran.”

Saya pun melenggang pergi menyusul suami yang sudah duluan. Si Pedagang mengikuti di belakang. Sesampainya di parkiran, si Pedagang membantu menaruh pot-pot tadi ke dalam mobil, saya membayar 50.000 lalu si Pedagang tadi pergi.

Lalu terjadilah percakapan berikut dengan suami,

Saya: “Bagus kan yaaang, aku dapet 5 pot bibit bunga mawar harga murah.”

Suami: “Oohh..berapa kamu bayar ?”

Saya: “50ribu.”

Suami: “Hah…!!! Itu semua 5 pot ?” dia kaget

Saya: “Iya dong… hebat kan aku nawarnya ?

Tadi Dia nawarinnya 25.000 1 pot".
Saya tersenyum lebar dan bangga.

Suami: “Gila kamu, sadis amat. Pokoknya aku gak mau tahu. Kamu susul itu si Pedagang itu sekarang, kamu bayar dia 125.000 tambah upah bawain ke mobil 25.000 lagi. Nih, kamu kejar kamu kasi dia 150.000 !!!”

Suami membentak keras dan marah, saya kaget dan bingung.
Saya: “Tapi…kenapa..?”

Suami: (Makin kencang ngomongnya) “Cepetan susul sana, tunggu apa lagi !!!.”

Tidak ingin dibentak lagi, saya langsung turun dari mobil dan berlari mengejar si Pedagang tua. Saya lihat dia hendak naik angkot di pinggir jalan.

Saya: “Pak……tunggu pak…”

Paman : “Eh, neng kenapa?”

Saya: “Pak, ini uang 150.000 pak dari suami saya katanya buat bapak, bapak terima ya, saya gak mau dibentak suami, saya takut.”

Pedagang: “Lho, neng kan tadi udah bayar 50.000, bener kok uangnya,” si Pedagang keheranan.

Saya: “udah pak terima aja. Ini dari suami saya. Katanya harga bunga bapak pantesnya dihargain segini".Sambil saya serahkan uang 150.000 ke tangannya.

Pedagang (Tiba-tiba menangis dan berkata): “Ya Allah… makasih banyak neng… ini jawaban do'a bapak dari pagi, seharian dagangan bapak gak ada yang beli, yang noleh pun nggak ada. Anak istri bapak lagi sakit di rumah gak ada uang buat berobat. Pas neng nawar bapak pikir gak apa-apa harga segitu asal ada uang buat beli beras aja buat makan. Ini bapak mau buru-buru pulang kasian mereka nunggu. Makasih ya neng… suami neng orang baik. Neng juga baik jadi istri nurut sama suami, Alhamdulillah yaaa Allah... neng maaf, bapak mau buru buru pulang…,” dan si bapak pun berlalu.
Saya: (speechless dan kembali ke mobil).

Sepanjang perjalanan saya diam dan menangis, benar kata suami, tidak pantas menghargai jerih payah orang dengan harga semurah mungkin hanya karena kita pelit. Berapa banyak usaha si bapak sampai bibit itu siap dijual, tidak terpikirkan oleh saya.

Sejak itu, saya berubah dan tak pernah lagi menawar sadis kepada pedagang kecil manapun. Percaya saja bahwa rejeki sudah diatur oleh Tuhan.

Ribuan orang menangis membaca cerita ini, pengingat untuk kita yang kadang tidak adil dalam memperlakukan orang lain semena-mena. Semoga tidak terjadi pada anda..... Jika itu terjadi, dapat menjadi bahan pertimbangan.

وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
"Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung" (At-Taghobun:11).


sumber : bagikanya

Thursday, May 5, 2016

SUBHANALLAH!!! Ribuan Orang Menangis Membaca Ini, Lihat Apa yang Dilakukan Gadis Ini, Sungguh Mengharukan...



viralterkini - Membantu orang lain memang memerlukan kekuatan iman. Pasalnya, pendorong utama seseorang mau membantu kesulitan orang lain tidak semata-mata tersedianya harta yang cukup, tetapi iman yang kuat.

Tanpa iman dan rasa kepedulian yang kuat, sangat kecil kemungkinan seseorang mau merelakan sebagian dari yang dimilikinya untuk membantu kesulitan orang lain.

Kisah di bawah ini bisa jadi akan membuka mata hanti anda untul lebih peka dengan kesulitan orang lain dalam berbagai situasi dan kondisi dikutip dari akun Facebook Naomi Azura.

Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan. Setelah mengambil segala barang yang saya butuhkan, saya pun buru buru menuju antrian di kasir.

Didepan saya ada seorang gadis pake baju pink berpenampilan menarik dan didepan gadis itu ada seorang ibu ibu berpenampilan sederhana dengan 2 orang anaknya yang sedang menghitung belanjaan mereka di kasir.

“Total seluruhnya 150 ribu bu”, kata si neng penjaga kasir tersenyum ramah setelah menjumlahkan seluruh barang belanjaan si ibu.

Ibu itu segera membuka dompetnya … uangnya recehan semua dan sedikit lusuh, lalu dia menghitungnya satu persatu dengan wajah tertunduk

Kedua anaknya berdiri memperhatikan ibu mereka sambil sesekali memegang tangannya, keduanya terlihat tidak sabar. Antrian di supermarket pun semakin panjang, maklum tanggal muda…

Saya lihat wajah si ibu pucat basi … terlihat jelas ia kebingungan sebab ternyata uang yang ada di dompetnya kurang..
Ia mulai cerminan berfikir untuk mengembalikan sebagian barang belanjaan yang diambilnya … seketika tiba-tiba saja …

Anak gadis di depan saya lalu membungkuk sambil memungut uang
50 ribuan yg ada di lantai dan menyodorkannya ke pada ibu itu :

“Ini bu, hati hati bu kalau menghitung uang .., ini ada selembar uang ibu yang jatuh “

Si ibu yang bengong seperti tak percaya … dengan tangan bergetar mengambil dan menerima uang itu…

Dengan tatapan mata penuh syukur ia memandang pada si gadis tersebut
Setelah membayar di kasir dengan cerminan gembira kedua anaknya menenteng kantong plastik belanjaan berlalu pergi.

Gadis itu membayar belanjaannya kemudian ia juga segera pergi…
Saya lalu kejar sambil tergesa-gesa menyusul dia…

Setelah bertemu si gadis tersebut
Saya berkata : “Dek saya tahu…
tadi kamu dengan sengaja menjatuhkan uang 50rb kamu.. buat kamu kasihkan sama si ibu yang tadi itu … saya lihat karena saya berada tepat dibelakang kamu …
Bagaimana kamu bisa mendapat ide itu?”

Gadis itu dengan santun menjawab:
“Saya tidak ingin si ibu itu malu dihadapan kita dan anak-anak nya… karena itu Tuhan menggerakkan hati saya untuk spontan mengerjakan apa yang bapak lihat “…

Ternyata bila hati menginginkan kebaikan… Tuhan akan membantu hamba NYA melakukan kebaikan itu… sungguh, kebaikan itu hanya mudah dilakukan bagi orang yang memang menginginkannya…


Wednesday, May 4, 2016

SUBHANALLAH!!! Usai Bedah Mumi Firaun, Dokter Bedah Terpintar di Prancis Ini Langsung Ucapkan Syahadat



viralterkini - Maurice Bucaille lahir, besar dan sepenuhnya menimba ilmu di Perancis. Setelah menamatkan pendidikan menengah atas, ia belajar di Fakultas Kedokteran, Universitas Prancis. Kemudian menjadi dokter bedah terkenal dan terpintar yang pernah dimiliki Perancis modern.

Namun, cerita keislamannya mampu mengubah hidupnya dan belakangan menginspirasi banyak orang. Siapa sang profesor yang sangat dikagumi ini, silahkan baca profilnya di: Wikipedia

Apa saja hasil karya sang profesor dan bagaimana cara dia menemukan Islam dan dunia keilmuan

Sebagaimana luas diketahui, Perancis terkenal sebagai negara yang tertarik dengan arkeologi dan budaya. Di akhir 80an, Perancis meminta Mesir untuk mengirimkan mumi Firaun untuk dilakukan serangkaian eksperimen dan penelitian.


Viral dan Bikin Nangis! Membaca Ini Seolah Rasakan Peristiwa 'Mengerikan' yang Dialami Yuyun



viralterkini - Narasi berdasarkan kisah nyata nantragis Yuyun bikin nangis netizen.

Membaca narasi ini seolah-olah kita Yuyun dan korban jadi kebiadaban 14 pemuda. Seolah merasakan peristiwa 'mengerikan' yang dialami Yuyun.

Narasi tersebut diunggah oleh akun dengan nama Eko Kuntadhi pada Selasa (3/5/2016) malam.

Si pengunggah, Eko mengakui ia bukanlah yang menulis narasi ini, ia mengucapkan terima kasih pada beberapa nama yang telah memberikan salinan tulisan ini dan diunggah di dinding Facebooknya.

Belum diketahui siapa yang menulis narasi kisah tragis Yuyun ini namun hingga berita ini diturunkan, Rabu (4/5/2016) sudah ada 3.9 ribu yang memberikan respon dengan emoticon, 2,8 ribu komentar dan 3,779 akun membagikan kisah ini.

Membaca narasi ini dijamin sulit untuk menahan air mata yang menetes.

Siapkan tisu karena Anda seolah menjadi sosol Yuyun.

Seorang anak yang baru saja pulang dari sekolah lalu mengalami kejadian yang sangat mengerikan.

Membaca narasi ini tak hanya seolah membayangkan jadi korban yang mengalami peristiwa tragis tapi juga seolah bisa merasakan atmosfir menakutkan.

Merasakan ketakutan, merasakan sakit yang tak terukur.

Sebagian besar netizen mengaku menangis setelah membaca narasi ini dan berharap kejadian ini tak terulang.

Berikut narasi yang disalin dari akun Facebook Eko Kuntadhi.

NAMA SAYA YUYUN

Saya Yuyun, 14 tahun, siswi kelas 2 SMP 5 Satu Atap di Padang Ulak Tanding, Rejang Lebong, Bengkulu.

Tadi di sekolah ada kegiatan Pramuka, makanya saya memakai seragam cokelat.

Seragam Pramuka saya mungkin tidak sebersih seragam kamu saat sekolah. Maklum saya gadis desa yang akrab dengan getah pohon dan debu.

Tapi saya bangga menggenakannya.

Saya juga bangga menjadi siswi, bersekolah bersama teman-teman.

Bagi saya belajar adalah bagian dari perjalanan saya untuk mengenal dunia.

Mencerucup ilmu pengetahuan adalah bekal saya untuk masa depan.

Meski hidup di desa, di pelosok pulau Sumatera, saya juga punya cita-cita.

Saya juga punya harapan untuk masa depan. Sama seperti anak-anak lain.

Sama seperti putra dan putri bapak dan ibu.

Bukankah itu yang diajarkan, bahwa setiap anak harus menggantungkan cita-citanya setinggi langit?

Sore itu udara panas ketika saya melewati areal perkebunan sepulang sekolah. Hujan memang sudah lama tidak turun.

Meski sedikit haus, tapi saya harus cepat pulang.

Seperti biasa, saya hanya berjalan kaki, Menusuri tanah desa kami.

Saya ingin cepat sampai di rumah, melepaskan lelah setelah berjalan cukup jauh, dan berkumpul bersama keluarga.

Saya memang tidak pernah diantar-jemput ke sekolah.

Di desa kami, yang jauh dari keriuhan kota, berjalan kaki adalah kebiasaan.

Adakah yang lebih indah bagi kami, selain menusuri jalan-jalan kecil desa?

Menikmati sepinya suasana sambil bernyanyi kecil.

Membayangkan sendau gurau teman-teman di sekolah tadi pagi.

Di sebuah tikungan, di areal yang sepi saya berjumpa beberapa teman lelaki.

Mereka menghampiri saya. Saya kenal salah satunya. Dia adalah kakak kelas.

Mereka mengajak saya bergabung duduk di sana, tapi saya menolak. Saya ingin cepat pulang. S

aya juga tidak suka dengan bau mulut mereka.

Bau arak menguap, seperti kecoa yang keluar dari got. Juga biji mata yang semerah saga.

Tapi mereka tidak suka ditolak. Satu orang menarik tangan saya dengan kasar.

Saya menepisnya. Tiba-tiba dari belakang, seorang yang lain menyergap.

Membekap mulut saya, menghalangi suara teriakan. Saya hampir kehabisan nafas.

Salah satu dari mereka memukul dengan keras. Saya terhuyung.

Pandangan menjadi gelap. Yang lain membawa tali, mengikat tangan saya. Sambil terus meronta, saya berusaha melepaskan diri.

Tapi tenaga mereka seperti banteng. Ke 14 lelaki itu, yang sebagian juga mengenal saya, telah memperlakukan saya seperti binatang.

Saya dibanting dengan keras ke tanah, disusupkan diantara pepohonan.

Mereka menarik seragam Pramuka saya. Robek, Rok cokelat tua dikoyak.

Saya menjerit, tapi bekapan tangan mereka begitu kuat. Lalu dengan paksa mereka memperkosa saya.

Saat itu, di tengah himpitan kebejatan, saya hanya bisa merintih. Mulut saya tidak henti-hentinya memanggil ibu.

Saya berharap dia mendengar rintihan putrinya.

Ibu, inilah putri kecilmu. Dikangkangi gerombolan binatang dengan mulut bau arak dan nafsu luber di kepala.

Ibu inilah putrimu merintih menahan perih. Perih pada tubuhku. Pedih pada jiwaku. Mereka menyiksaku.

Merusak kehormatanku beramai-ramai.

Memukuli tubuhku dengan tangan dan kayu. Ibu inilah putri yang engkau lahirkan, yang engkau rawat dan sekolahkan.

Diperlakukan dengan bengis, disusupkan diantara ilalang, diikat seperti binatang. Ibu ini Yuyun.

Yuyun sendirian menghadapi kebuasan iblis yang menjelma manusia. Ibu...

Tapi mereka terus menyerang kewanitaanku. 14 orang secara bergantian.

Saya rasa sekeji-kejinya binatang tidak ada yang memperlakukan mahluk seperti itu. Hanya rasa perih yang terasa,

Setiap saat semakin perih. Saya menjerit.

Tapi suara sudah habis. Jeritan saya disusul pukulan kayu ke kepala. Semuanya gelap.

Dalam gelap saya terbayang wajah sedih ibu. Air matanya meleleh. Melintas kemurungan di wajah bapak.

Urat mukanya tegang. Saya ingin memeluknya. Ingin mengadu pada mereka. Tapi suasana semakin gelap.

Saya tidak lagi merasa sakit. Setelah puncak rasa sakit, yang ada hanyalah kekosongan.

Tubuh saya ringsek. Seragam Pramuka yang hanya satu-satunya itu terkoyak. Kasian ibu, dia harus membelikan seragam Pramuka yang baru.

Maafkan saya, ibu. Kebengisan ini telah merusak seragam Pramukaku.

Maafkan aku bapak, pukulan kayu di kepalaku telah memisahkan kita untuk selamanya.

Nama saya Yuyun. Siswi kelas 2 SMP 5 Satu Atap, Padang Ulak Tanding, Rejang Lebang, Bengkulu.

Saya juga punya cita-cita, sama seperti anak bapak dan ibu.

Kini cita-cita itu tanggal. Saya hanya tinggal jasad, menggenakan seragam Pramuka yag koyak, ditemukan terikat di dasar jurang.

*) Terimakasih pada Rahmat Alam, Pebby Magdalena, Sebastian Lukito, Salma Indria Rahman Yohana Leo dan teman-teman lain yang memberikan copy tulisan ini lagi

~~~~~

Komentar netizen

Sebagian besar memberi tanggapan dengan emoticon menangis.

Ada juga yang mengaku tak bisa menahan airmata membaca narasi ini.

Suci Imuet: Surga menanti mu yuyun..allah akan membalas smua perbutan binatang yg biadap it dengan cara nya sendiri

Elfira Regina Nazyra: Sunggu kejam..

Yhunie OS Bengkulu: Semoga tenang disisi ny yun.

Siskania Mdf: Sampek nangis bacanya...ga bisa ngomong.

Ainn Arios: Ya Allah sy tak kuat menahan tangis membaca goresan ini ....smg yuyun ditempatkan disurganya allah...

Maretha Fransisca: Ya Allah...nangis!!aku jg wanita.punya anak gadis.tlg berikan keadilanMU ya Allah.

Elsarina Tarigan: Im on your side ..

Tisya A Damayanti: Perih sekali hati ini mmbacanya.... R. I. P YUYUN semoga tenang disisi tuhan ya nak..... Ditempatkan ditempat yang paling mulia disisi Tuhan.

Belasan pelaku ditangkap

Berita sebelumnya seperti dikutip dari Kompas.com, Kepolisian Resor Rejang Lebong,Bengkulu, meringkus 12 remaja pelaku pemerkosaan terhadap YN (14), seorang siswi SMP berprestasi di Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong.

Kepala Polres Rejang Lebong Ajun Komisaris Besar Polisi Dirmanto mengatakan, 12 pelaku itu meliputi berinisial De (19), To (19), dan Da (17). Ketiga warga Desa Kasie Kasubun, Padang Ulak Tanding, itu ditangkap pada Jumat (9/4/2016).

Dari pengembangan kasus tersebut, pada keesokan harinya, Sabtu (10/4/2016), giliran Su (19), Bo (20), Fa (19), Za (23), Fe (18), Al (17), Su (16), dan Er (16), semuanya warga Kasie Kasubun, ikut diringkus polisi.

Polisi awalnya meringkus tiga pelaku.

Dari ketiga pelakulah diketahui ada belasan remaja lainnya yang terlibat.

"Korban dalam perjalanan pulang ke rumah, dari sekolah. Saat itu para pelaku sedang berkumpul, kemudian mereka mengikat korban dan memerkosanya," kata Dirmanto.

Tindakan para pelaku tersebut membuat korban meninggal dunia.

Seorang pelaku mengakui bahwa semuanya mendapat giliran memerkosa korban.

"Saat ini masih ada dua pelaku lain yang dalam pengejaran," kata Dirmanto.

Pura-pura ikut mencari korban

Beberapa pelaku yang sedesa dengan korban pun ikut melakukan pencarian.

Dirmanto menambahkan, para pelaku berpesta miras sebelum memerkosa dan membunuh korban.

"Mereka membeli tuak setelah mengumpulkan uang Rp 40.000 dan membeli tuak di Belumai II," kata Dirmanto dalam konferensi pers, belum lama ini.

Saat para pemuda itu pesta tuak, Yn secara kebetulan lewat usai pulang dari sekolah.

"Kejadian antara pukul 13.00 dan 13.30 WIB. Korban diikat dengan tali terlebih dahulu sebelum akhirnya diperkosa bergiliran," kata Kapolres.

Para pelaku merupakan warga yang tinggal satu desa dengan korban. Bahkan, beberapa pelaku ikut mencari jenazah korban.

Atas perkara ini, Bupati Rejang Lebong, Hujazi, mengaku akan mengeluarkan kebijakan pengetatan peredaran minuman tuak di wilayahnya.


sumber : tribunnews
▲
Top